UNPERBA Resmi Lepas Mahasiswa KKN 2026, Siap Mengabdi kepada Masyarakat
Senin, 20 Juli 2026
Purbalingga – Universitas Perwira Purbalingga (UNPERBA) secara resmi melepas mahasiswa peserta Kuliah Kerja Nyata (KKN) Tahun 2026 dalam sebuah upacara yang berlangsung di lingkungan kampus pada Senin (20/7). Kegiatan tersebut menjadi penanda dimulainya pengabdian mahasiswa kepada masyarakat sebagai bagian dari pelaksanaan Tri Dharma Perguruan Tinggi.
Acara pelepasan dihadiri oleh jajaran pimpinan universitas, LP2M, para dekan, dosen pembimbing lapangan (DPL), serta seluruh mahasiswa peserta KKN Tahun 2026. Dalam kesempatan tersebut, pimpinan universitas menyampaikan bahwa KKN merupakan wadah bagi mahasiswa untuk mengimplementasikan ilmu pengetahuan sekaligus belajar memahami kebutuhan masyarakat secara langsung.
Dalam sambutannya, Rektor Universitas Perwira Purbalingga mengajak seluruh peserta KKN agar menjaga nama baik almamater selama berada di lokasi penempatan. Mahasiswa juga diharapkan mampu menjalin komunikasi yang baik dengan pemerintah desa maupun masyarakat sehingga program kerja yang telah dirancang dapat memberikan manfaat nyata.
Ketua LP2M Universitas Perwira Purbalingga menjelaskan bahwa sebelum diterjunkan ke lapangan, seluruh mahasiswa telah mengikuti berbagai tahapan persiapan, mulai dari pembekalan, koordinasi lapangan, hingga penyusunan program kerja sesuai potensi desa masing-masing. Hal tersebut diharapkan mampu meningkatkan efektivitas pelaksanaan KKN di lokasi pengabdian.
Prosesi pelepasan ditandai dengan penyematan atribut KKN kepada perwakilan mahasiswa sebagai simbol kesiapan peserta dalam menjalankan tugas pengabdian kepada masyarakat. Suasana berlangsung khidmat sekaligus penuh semangat, mencerminkan antusiasme mahasiswa untuk berkontribusi dalam pembangunan desa.
Melalui kegiatan KKN Tahun 2026, Universitas Perwira Purbalingga berharap mahasiswa dapat menjadi agen perubahan yang mampu menghadirkan inovasi, memberdayakan masyarakat, serta memperkuat sinergi antara perguruan tinggi dengan pemerintah daerah dalam mendukung pembangunan berkelanjutan.