Monitoring dan Evaluasi DPPM Tahun 2026 Dorong Keberlanjutan Program Pemberdayaan Kemitraan Masyarakat
Purbalingga — Kegiatan Monitoring dan Evaluasi (Monev) Program Pemberdayaan Kemitraan Masyarakat Tahun 2026 dilaksanakan sebagai bagian dari proses pemantauan dan evaluasi terhadap pelaksanaan program pengabdian kepada masyarakat.
Kegiatan Monev bertujuan untuk mengetahui perkembangan pelaksanaan program, ketercapaian target dan luaran, serta manfaat kegiatan yang telah dirasakan oleh mitra dan masyarakat. Selain itu, kegiatan ini juga menjadi sarana untuk mengidentifikasi berbagai kendala yang dihadapi selama pelaksanaan program sekaligus merumuskan solusi dan strategi tindak lanjut.
Dalam pelaksanaan Monev, tim pelaksana memaparkan perkembangan kegiatan yang telah dilakukan, mulai dari kondisi awal mitra, pelaksanaan program, penerapan solusi atau inovasi, hingga perubahan dan dampak yang dihasilkan bagi masyarakat.
Program Pemberdayaan Kemitraan Masyarakat diharapkan tidak hanya menghasilkan kegiatan yang bersifat sementara, tetapi mampu memberikan manfaat berkelanjutan. Oleh karena itu, keterlibatan aktif mitra menjadi salah satu aspek penting dalam mendukung keberhasilan dan keberlanjutan program.
Melalui kegiatan Monitoring dan Evaluasi ini, pelaksanaan program diharapkan dapat terus ditingkatkan, baik dari aspek pencapaian target, kualitas pelaksanaan, maupun kebermanfaatan bagi masyarakat.
Kegiatan Monev juga menjadi momentum untuk memperkuat sinergi antara perguruan tinggi, tim pelaksana, mitra, dan masyarakat dalam menciptakan program pengabdian yang inovatif, produktif, dan berkelanjutan.
Dengan adanya Program Pemberdayaan Kemitraan Masyarakat Tahun 2026, diharapkan berbagai potensi dan permasalahan yang ada di masyarakat dapat dikembangkan melalui solusi yang tepat guna serta kolaborasi yang kuat antara perguruan tinggi dan mitra.
Melalui pengabdian, inovasi, dan kemitraan, perguruan tinggi hadir untuk memberikan manfaat dan dampak nyata bagi masyarakat.